Akan Ditempatkan di Huntara, Pengungsi Sinabung Diminta Tak Dekati Zona Merah

      Comments Off on Akan Ditempatkan di Huntara, Pengungsi Sinabung Diminta Tak Dekati Zona Merah
Spread the love


Akan Ditempatkan di Huntara, Pengungsi Sinabung Diminta Tak Dekati Zona Merah
Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung (tengah) di dampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana (kanan), Wakil Bupati Cory Sebayang (kiri) saat meninjau hunian sementara pengungsi Sinabung di Desa Ndokum Siroga II dan III, Rabu (6/12). KiniNews/HA Nasution.

Berastagi, kini.co.id – Aktifitas Gunung Sinabung Kabupaten Karo, Sumut yang masih terus menunjukkan gejala erupsi membuat para pengungsi kehilangan tempat tinggal dan terlalu lama di pengungsian.
Untuk itu, atas perintah Presiden Joko Widodo, para pengungsi yang kini mencapai 7.270 orang itu akan ditempatkan di hunian sementara atau huntara.
Hal itu disampaikan  Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung di Medan, Sumatera Utara, Kamis (11/1/2018).
Ia mengatakan huntara tersebut berada di berbagai lokasi yang berbeda.
“Sesuai keinginan pemerintah dan arahan Presiden Joko Widodo, tidak ada lagi warga yang berada di lokasi pengungsian seperti selama ini,” ucapnya.
Ia menyebut, total pengungsi erupsi Gunung Sinabung berjumlah 7.270 jiwa dengan 2.101 kepala keluarga yang berada di 8 titik pengungsian. Menurut dia, penempatan pengungsi itu merupakan kerja sama semua pihak.
Ia mengatakan para pengungsi tidak akan lama berada di huntara sebab pemerintah sedang menyiapkan hunian tetap.
Untuk itu, lanjutnya, warga jangan lagi mencoba mendekati dan melewati zona merah Gunung Sinabung. Meski warga yang sebagian besar besar petani itu ingin kembali bertani di lahan yang selama ini dikerjakan.
Semengtara itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan, huntara bukanlah hunian yang sempurna. Oleh karena itu, Pemkab Karo berharap masyarakat yang tinggal di lokasi tersebut bisa memaklumi keterbatasan yang ada.
“Yakinlah bahwa pemerintah memperhatikan warga,” ujar Terkelin.