Andi Lala divonis hukuman mati

      Comments Off on Andi Lala divonis hukuman mati
Spread the love


Andi Lala divonis hukuman mati
Medan, kini.co.id – Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan, Sumatra Utara, menjatuhkan vonis hukuman mati kepada terdakwa Andi Matalata alias Andi Lala.
Andi Lala terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana terhadap satu keluarga di Kelurahan Mabar, Medan. Selain itu, Andi juga pernah membunuh selingkuhan istrinya di Lubuk Pakam, Deli Serdang.
Majelis hakim yang diketuai Dominggus Silaban dalam amar putusannya menyatakan bahwa terdakwa Andi Lala terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dua pembunuhan yang telah direncanakan terlebih dahulu sesuai Pasal 340 jo Pasal 55 Ayat (1) jo Pasal 65 Ayat (1) KUHPidana dalam dakwaan alternatif ke-1 primer.
“Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Andi Matalata alias Andi Lala dengan pidana mati,” kata Ketua Majelis Hakim Dominggus Silaban di PN Medan, Sumut, Jumat (12/1).
Selain Andi Lala, dua terdakwa lain yang membantunya melakukan pembunuhan berencana terhadap satu keluarga di Mabar, dijatuhi hukuman masing-masing 20 tahun penjara.
Keduanya ialah Andi Syahputra alias Andi Keleng dan Roni Anggara yang dinyatakan telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 340 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
“Menjatuhkan pidana kepada kedua terdakwa dengan hukuman masing-masing 20 tahun penjara,” sambung Dominggus.
Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyatakan tidak mendengar penyesalan maupun permintaan maaf dari para terdakwa. Majelis menilai tidak ada hal yang meringankan perbuatan para terdakwa.
Sementara yang memberatkan, perbuatan para terdakwa telah mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan seorang lainnya dalam keadaan luka berat.
“Tidak hanya orang dewasa, tetapi juga terdapat korban anak. Bahkan, ada korban KN mengalami luka berat dan kehilangan seluruh keluarganya,” ungkap majelis hakim saat membacakan putusan terhadap Roni Anggara dan Andi Syahputra.
Majelis hakim kemudian memberi kesempatan kepada ketiga terdakwa untuk memikirkan langkah hukum yang akan diambil menyikapi putusan itu. JPU juga diberi kesempatan yang sama.
Hukuman yang dijatuhkan majelis hakim sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kadlan Sinaga, meminta agar Andi Lala dijatuhi hukuman mati, Roni Anggara dijatuhi hukuman seumur hidup, dan Andi Syahputra dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.
Usai mendengarkan vonis hukuman mati, terdakwa Andi Lala pun tak kuasa menahan air matanya dan mengaku menyesal.
“Mohon maaf Pak Hakim, saya menyesal,” ujarnya sambil menangis. []