BIJB jadi embarkasi haji 2018, Aher sambut baik harapan Menag

      Comments Off on BIJB jadi embarkasi haji 2018, Aher sambut baik harapan Menag
Spread the love


BIJB jadi embarkasi haji 2018, Aher sambut baik harapan Menag
Bandung, kini.co.id – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyambut baik harapan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin terkait Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka, yang memungkinkan digunakan untuk keberangkatan haji asal Jawa Barat tahun 2018.
“Tentunya disambut dengan baik dong. Keinginan Pak Menag itu kelanjutan dari keinginan dan harapan Pak Presiden. Pak Presiden berharap Kertajati (BIJB) beroperasi 2018 dan juga berharap bahwa bisa dipakai embarkasi haji 2018, minimal untuk calon haji asal Jabar,” kata gubernur yang akrab disapa Aher ini di Gedung Pakuan Bandung, Jumat (12/1).
Gubernur Aher ini menilai Bandar udara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang tengah dibangun di Kertajati, Kabupaten Majalengka, dapat menjadi awal pendirian embarkasi baru khusus calon haji asal Jawa Barat.
Menurut dia, Presiden, termasuk Menteri Perhubungan dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, terus memantau perkembangan BIJB, dan dalam sejumlah kesempatan di depan publik mengungkapkan kesiapannya dalam mewujudkan pengoperasian BIJB pada pertengahan 2018.
“Jadi kalau memang seperti gayung bersambut, Menteri Agama siap melaksanakan itu, berarti jadi dong (pengoperasian Bandara Kertajati pada 2018) kalau gitu. Pembukaannya jadi, tanda jadinya yaitu dipakai Kemenag untuk embarkasi haji,” katanya.
Ia mengatakan apabila dibutuhkan gedung sebagai embarkasi atau tempat penginapan para calon haji sebelum berangkat ke Tanah Suci, Bandung memiliki sejumlah gedung yang representatif.
Sementara gedung embarkasi di dekat Kertajati direncanakan atau dibangun, embarkasi bisa ditetapkan sementara di Bandung.
“Kalau berangkatnya dari Kertajati, Bandung punya banyak tempat yang bisa dipakai (menjadi asrama haji). Kalau ke Kertajatinya kan engga ada kemacetan, jadi aman lewat Tol Cipali. Kalau di Bandung enak banget, hawanya sejuk,” katanya.
Menurut dia, selama ini para calon haji asal Jabar selalu bergabung bersama calon haji asal Jakarta, dengan kode embarkasi JKS.
Sehingga jika Bandara Kertajati ini dijadikan sebagai tempat pemberangkatan dan pemulangan haji, kata Aher, maka Provinsi Jawa Barat akan punya embarkasi sendiri, terpisah dari Jakarta.
“Boleh jadi Bogor dan sejumlah daerah lainnya di Jabar tetap berangkat lewat Jakarta. Karena Bogor lokasinya cukup jauh ke Kertajati,” katanya.
Aher menambahkan pembangunan BIJB merupakan pembangunan yang jauh lebih sulit daripada saat Pemerintah Provinsi Jabar membangun stadion atau rumah sakit.
Hal ini, menurut dia, dikarenakan banyaknya pihak yang berkontribusi dan juga keterlibatan banyak pihak dalam pembangunannya.
“Banyak pihak yang berkontribusi, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, dan juga lembaga keuangan sebagai investornya,” kata dia.
“Dan ini betul-betul pembangunan yang melibatkan banyak unsur. Bangunan yang paling memerlukan banyak koordinasi dengan berbagai pihak, ada dengan Airnav, BUBU, Pertamina, PLN, sampai katering,” kata Aher.
Lebih lanjut ia mengatakan jika BIJB ini berhasil dioperasikan pada 2018 maka hal tersebut akan menjadi sebuah prestasi besar bagi Jawa Barat karena mampu membangun dan berkoordinasi baik dengan banyak pihak dalam menyelenggarakan penerbangan di Jawa Barat.
Senada dengan Aher, Bupati Majalengka Sutrisno mengatakan Bandara Kertajati diharapkan dapat dirasakan dampaknya bagi masyarakat Majalengka.
Selain itu dengan kehadiran BIJB secara tidak langsung maupun tidak dapat mendongkrak perekonomian Majalengka dan juga Jawa Barat.
“Pembangunan pemerintah harus didukung semua pihak terlebih anda semua sebagai kader PDIP, yang tentu wajib mendukung program pemerintahan Presiden Jokowi-JK, ” kata Sutrisno di hadapan ribuan kader PDIP, di Gedung Islamic Center, Selasa (8/1) lalu. []