Pemilik Mobil Mewah Ogah Bayar Pajak, Siap-siap Malu!

      Comments Off on Pemilik Mobil Mewah Ogah Bayar Pajak, Siap-siap Malu!
Spread the love


Pemilik Mobil Mewah Ogah Bayar Pajak, Siap-siap Malu!
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. FOTO: Antara

Jakarta, kini.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan pihaknya akan terus mengejar pajak kendaraan mewah.
“Salah satu tugas kami adalah memastikan bahwa penerimaan pajak dan retribusi bisa maksimal. Oleh karena itu, kami akan bekerja keras untuk memaksimalkan penerimaan pajak dan retribusi itu,” kata Anies, kemarin.
Ia mengatakan bagi pemilik mobil mewah yang masih enggan membayar pajak, Pemprov DKI menyiapkan sanksi tegas.
Ia mengatakan pihaknya akan segera merilis seluruh nomor polisi (nopol) beserta jenis mobil mewah yang belum melunasi pajak.
Nopol dan jenis kendaraan itu akan diunggah pada laman situs resmi milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
“Tunggakan pajak tiap-tiap mobil mewah itu bervariasi, mulai dari satu sampai empat tahun. Setelah dirilis, kami akan responnya. Kalau ternyata tidak ada respon apa-apa, kami akan berikan sanksi sosial yang lebih besar lagi,” ungkap Anies.
Sebelumnya, berdasarkan data dari Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, ada sebanyak 2.935 unit kendaraan bermotor roda empat yang aktif di Jakarta. Hingga 31 Desember 2017, sebanyak 1.052.000 kendaraan di antaranya belum membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Dari total lebih dari satu juta mobil yang belum membayar pajak itu, sebanyak 1.293 kendaraan diantaranya tergolong sebagai objek pajak berupa mobil mewah.
Dari seluruh mobil mewah yang menunggak pajak itu, sebanyak 744 kendaraan diantaranya terdaftar atas nama pribadi dengan total tunggakan mencapai Rp 26,1 miliar.
Sedangkan 549 kendaraan lainnya terdaftar atas nama badan usaha dengan total tunggakan sebesar Rp 18,8 miliar.