Petahana di Cirebon daftar di hari terakhir

      Comments Off on Petahana di Cirebon daftar di hari terakhir
Spread the love


Petahana di Cirebon daftar di hari terakhir
Cirebon, kini.co.id – Dua calon petahana di Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon memilih hari terakhir mendaftar sebagai peserta Pilkada ke KPU setempat, Rabu (10/1).
Di Kota Cirebon, pasangan calon petahana, Nashrudin Azis-Ety Heawati (PASTI) yang diusung koalisi Partai Demokrat, PKB, Partai NasDem, PKB, Hanura dan PKI mendaftar pada Rabu (10/1) sore.
Tim pemeriksa KPU sempat menemukan adanya perbedaan nama pada berkas milik Azis. Nama lengkap Azis rupanya bukanlah Nasrudin Azis melainkan Nashrudin Azis. Perbedaan satu huruf itu lantas dikonsultasikan KPU Kota Cirebon ke KPU RI hingga akhirnya selesai.
Seusai verifikasi, KPU Kota Cirebon menyatakan berkas pencalonan parpol maupun calon pasangan kepala daerah PASTI telah lengkap. Seusai pendaftaran, Azis menjanjikan ‘persaingan’ dalam Pilkada Kota Cirebon akan berlangsung sehat.
“Saya dan calon wali kota lain bersahabat,” tegasnya.
Sebelum pendaftaran PASTI, pada siang hari KPU juga menerima kekurangan berkas calon pasangan OKE yakni Bamunas Setiawan Boediman (Oki)-Efendi Edo.
Pasangan OKE sebagaimana diketahui mendaftar pada hari kedua pendaftaran, Selasa (9/1) sore. Berdasarkan hasil verifikasi ketika itu, berkas calon OKE dinyatakan belum lengkap sehingga harus dilengkapi. OKE pun melengkapi berkasnya, Rabu (10/1) siang.
Pada hari sama di Kabupaten Cirebon, calon dari petahana Bupati Cirebon, yakni Sunjaya Purwadi Sastra-Imron yang diusung PDIP dan Partai NasDem juga mendaftar ke KPU Kabupaten Cirebon, Sumber. Sunjaya mengklaim, seluruh persyaratan yang diajukan ke KPU telah lengkap.
“Persyaratan sudah lengkap semua, besok (11 Januari 208) kami tinggal melaksanakan proses berikutnya berupa tes kesehatan di RS Hasan Sadikin, Bandung. Semoga dilancarkan,” katanya.
Sunjaya yang kini menjabat sebagai Bupati Cirebon ini pun berharap kembali terpilih sebagai bupati hingga lima tahun ke depan. Dia berjanji akan memperbaiki Kabupaten Cirebon lebih baik lagi
Menurutnya, hal mendasar yang harus dilakukan di Kabupaten Cirebon berupa infrastruktur jalan. Sunjaya mengklaim, asalnya dari Kabupaten Cirebon bagian barat akan diseimbangkan dengan Imron sebagai calon wakil bupati yang berasal dari Kabupaten Cirebon bagian timur.
“Jadi tidak ada gesekan antara barat dan timur karena sudah dieratkan Sunjaya-Imron,” cetusnya dilansir inilah.
Imron sendiri dikenal sebagai Ketua NU Kabupaten Cirebon. NasDem beralasan, Imron dipilih dengan alasan Cirebon memiliki banyak pesantren sehingga diyakini mampu meraih suara dari kalangan pesantren/kyai. []